Senin, 31 Oktober 2011

TUGAS KELOMPOK ETIKA PROFESI AKUNTAN

TUGAS ETIKA PROFESI AKUNTAN

Nama kelompok :Shandy Pratama (21208441)
Ibnu Anugrah Isra (21208376)
Ryanda Apriliona (21208117)
Kelas :4EB06

Dunia bisnis, tidak hanya menyangkut hubungan antara pengusaha dengan pengusaha, tetapi mempunyai kaitan secara nasional bahkan internasional. Tentu dalam hal ini, untuk mewujudkan etika dalam berbisnis perlu pembicaraan yang transparan antara semua pihak, baik pengusaha, pemerintah, masyarakat maupun bangsa lain agar jangan hanya satu pihak saja yang menjalankan etika sementara pihak lain berpijak kepada apa yang mereka inginkan. Artinya kalau ada pihak terkait yang tidak mengetahui dan menyetujui adanya etika moral dan etika, jelas apa yang disepakati oleh kalangan bisnis tadi tidak akan pernah bisa diwujudkan. Jadi, jelas untuk menghasilkan suatu etika didalam berbisnis yang menjamin adanya kepedulian antara satu pihak dan pihak lain tidak perlu pembicaraan yang bersifat global yang mengarah kepada suatu aturan yang tidak merugikan siapapun dalam perekonomian.

Dalam menciptakan etika bisnis ada beberapa hal yang perlu diperhatikan salah satunya adalah :
Menumbuhkan sikap saling percaya antara golongan pengusaha kuat dan golongan pengusaha kebawah
Untuk menciptakan kondisi bisnis yang “kondusif” harus ada saling percaya (trust) antara golongan pengusaha kuat dengan golongan pengusaha lemah agar pengusaha lemah mampu berkembang bersama dengan pengusaha lainnya yang sudah besar dan mapan. Yang selama ini kepercayaan itu hanya ada antara pihak golongan kuat, saat sekarang sudah waktunya memberikan kesempatan kepada pihak menengah untuk berkembang dan berkiprah dalam dunia bisnis.
Latar Belakang :
Adanya kepercayaan antara pengusaha kuat dan lemah sangat dibutuhkan oleh usaha kecil menengah, hal ini diperlukan untuk kelangsungan usaha. Usaha kecil menengah bisa membantu perekonomian masyarakat menengah, selain untuk kesejahteraan, usaha kecil menengah ini bisa terus dipantau dan mampu berkembang bersama dengan pengusaha lainnya yang sudah besar dan mapan.
Kasus :
JAKARTA, KOMPAS.com - Bank Syariah Mandiri merasa optimis bisa membantu permodalan bagi Usaha Kecil dan Menengah (UKM) yang bergerak di bidang lingkungan hidup. Programnya,debt nature swap.
“Kami akan terus mengembangkan UKM yang bergerak di bidang lingkungan. Sudah banyak UKM lingkungan yang kami bina,” kata Kepala Kas Bank Syariah Mandiri Pasar Baru, Yance Yulius, di Jakarta, Kamis pekan lalu. Dikatakannya, UKM yang dilirik Bank Syariah Mandiri antara lain adalah UKM yang fokus pada kegiatan daur ulang atau memanfaatkan limbah-limbah bekas menjadi produk yang bernilai ekonomis dan bermanfaat. “Ada UKM yang memanfaatkan boneka bekas menjadi alas kaki. Ini salah satunya yang kami bina,” kata Yance sambil memperlihatkan salah satu produk kerajinan UKM binaan Bank Syariah Mandiri tersebut. Dia mengatakan, program tersebut merupakan hasil kerjasama Kementrian Negara Lingkungan Hidup bersama Pemerintah Jepang dan Jerman melalui program debt for nature swap yang penyaluran dananya melalui Bank Syariah Mandiri.”Bagaimana teknis dan pengembalian dananya, itu tergantung dari akad (kesepakatan),” kata Yance. Dia menjelaskan, mekanisme pengajuan permohonan kredit akan dibantu oleh tim yang bertugas dalam penyusunan rencana proposal cashflow. Setelah itu diajukan ke divisi khusus tentang pembiayaan mikro.“Proposal itulah nantinya akan diverifisikasi dan diajukan ke Kementerian Negara Lingkungan Hidup,” jelasnya. Menurut Yance, pilihan pada program tersebut karena memberi manfaat yang cukup luas tidak saja terhadap pengusaha kecil tetapi juga lingkungan hidup. Bank Syariah Mandiri saat ini telah berkembang pesat tidak saja dalam negeri tetapi juga di luar negeri. Di Indonesia aset Bank Syariah Mandiri saat ini telah mencapai Rp 17,77 triliun sejak berdiri pada 1999 lalu.
Sumber: http://www.kompas.com/lipsus112009/kpkread/2009/05/12/04030583/BSM.Incar.UKM.Lingkungan.Hidup

Kesimpulan :
Upaya permodal Bank Syariah Mandiri hasil kerjasama Kementrian Negara Lingkungan Hidup bersama Pemerintah Jepang dan Jerman melalui program debt for nature swap terhadap UKM yang bergerak dibidang lingkungan hidup (pengolahan Limbah) diharapkan bisa berkembang dan membantu kelestarian lingkungan hidup juga dapat berkiprah dalam dunia bisnis.
Solusi :
Dalam menciptakan etika bisnis salah satu hal yang harus diperhatikan yaitu sikap saling percaya antara golongan pengusaha kuat dan golongan pengusaha kebawah.oleh karena itu menurut kami diharapkan upaya bantuan modal seperti ini tidak hanya diberikan untuk UKM yang bergerak dibidang lingkungan, tapi juga dibidang lainnya. Karena dengan berkembangnya UKM di Indonesia, mak akan banyak sekali pengaruhnya terhadap perekonomian Indonesia.

Jumat, 15 April 2011

Perbedaan TOEFL dan TOEIC

Perbedaan TOEFL dan TOEIC
Nama : Ryanda Apriliona
Npm : 21208117
Kelas : 3eb06

Any Kind of Difference of TOEFL and TOEIC..
TOEIC represent abbreviation from Test of English for International Communication. This Test is designed to those who his mother tongue non English.. Assess TOEIC show how far the somebody able to communicate with others in English in era of this globalization. This Tes do not need special vocabulary or knowledge. this test only measure English-speaking ability used in everyday activity.
TOEFL is abbreviation of Test of English ace Foreign Language. In short that toefl is to know Your ability is English-speaking! Just modestly
Organizer of this TOEFL is a institute of nirlaba centering in New York there, that is ETS ( Educational Testing Vice). this organizer Toefl confess that this result tes is trusted more than 6,000 institution in 110 state. Their intention: follow this tes, because us have trustworthy. just May be Your is of ability Ianguage of Your english in place Your parent in law for example, but just free;useless yes but result of its test is non-recognition by one who oblige You tes for example your office.
This time divisible toefl become 2 form: internet-based and paper-based. His intention which is one us of ngerjainnya of in front of computer which incircuit internet, what is one again use paper and pencil 2B.
TOEFL, GRE, SAT And TOEIC represent product tes released by ETS ( Educational Testing Service) centering in ACE and have operated more than 40 year.
During the time the product test ability of English from most popular ETS in Indonesia is TOEFL ( Test of English of Ace of Foreign Language). But, the tes TOEFL is in fact designed for academic namely just the just for who is which wish to continue study to ACE and North America. During the time, circle of company in Indonesia even also follow to install score of TOEFL as conditions of employees.
use of Score of TOEFL for the world work really less be effective. Therefore, is later;then happened by tren from company meaning to recruit employees to change over to TOEIC ( Test of English for International Communication). TOEIC have been carried out by ETS of during 25 year in all the world " In Indonesia tes TOEIC start introduced in the year 1999," word of Julivan E. Rondonuwu from PT International Test Center, delegation of ETS in Indonesia.
TOEIC represent English-speaking tes membership for the people who its mother tongue non English. Tes TOEIC can measure English-speaking ability for the laboring individual in international environment in all day long his.
His values show how well one can communicate in English individually is other in berbisnis,dagang and industrial. This Test do not need special knowledge or the term which is not common such as those which there are in tes TOEFL.
Therefore, compared to by easier items tes TOEIC of tes TOEFL of because only represent tes of double helix of during 2 of clock which divided into the session listen and the session read.
Therefore tes TOEIC looked into compatible for employees or staff using English in his environment like business, hotel, hospital, restaurant, international meeting, have conference and athletic even. That way also the management staff, sales and employees of technique in international business, commerce and industry requiring English in their work.
Score of TOEIC started from number 400 till 990. There is six level namely level 0/0+ Novice ( score 10-250), level 1 Elementary ( score 255-400), level 1+ Intermediate ( score 405-600), level 2 Basic Working Proficiency ( score 605-780), level 2+ Advance of Working Profiency ( score 785-900) and level 3/3+ General Professional Proficiency ( score 905-990).
A ordinary employees candidate minimize have to own score TOEIC of equal to 400. For a while a minimum manager candidate have to own score TOEIC of equal to 800.
Somebody owning score of TOEIC 405-600 , for example, in listening able to understand clarification of related to everyday routine duty , understanding announcement of during on the way and after conversation of social limited. In the case of conversing able to explain responsibility of kerj adan of academic background and also do discussion of about project in the past and a period of coming. While in the case of reading still require dictionary to comprehend technique document. And last in the case of writing one who own level of that intermediate able to write short memo, letter complain and fill form of simple application.
A lot of institute or company asking for carrying out of TOEIC to recruit, promoting, or placing his employees. TOEIC also very be of benefit to job searcher or university grad which wish to equip their [LIMITED PARTNER, CV], also just the just for who is which wish to test ability communicate in English.
TOEIC And TOEFL designed for the purpose of different. TOEFL addressed for the student or student which wish to continue his study in United States and Canada. While TOEIC addressed for the man who his mother tongue non English and wish to show ability communicate in English in world work and take a hand in globalization.
But, there are some matter which require to be underlined. One of them is assessment TOEFL standard used by each unegual place. So that, cannot be made by a especial directive to equalize TOEFL of among the A with the B. Cause, it is possible that their ability is of equal, just to only mount regional assessment of test one otherly differ.
Therefore, now expand discourse of about TOEIC using compatibility of international standard. If beyond the sea, TOIEC have very popular. Its proof, from existing data, really this tes have been used by about 10.000 company in world. Possible, it is possible that because besides have international standard to, also TOEIC which is have been there since 1979. So that, higher levelnya even also compared to by TOEFL test.
DIFFERENCE TOEFL AND TOEIC MORE THE VISIBLE SHARPNESS is TABLES OF FOLLOWING :

TOEFL TOEIC
Test Of English as a Foreign Language Test Of English as an International Communication
Target Evaluating English ability for the man who pursue academic education ( bursary). Evaluating English ability for the global workplace ( international).
especial usefulness for company. For the School / Program English, especially in area akademik.
other usefulness For the School / Program English, especially [in] business area. For Institution of higher level education.
Competitor Tes. Worker of international company , Vocational student / trade school of college and , Student in business band program English Student in English educational,Student needing Ianguage condition English , Applicant of at program of bursary and student transfer
Wearer Result of Test.
• Manager Training.
• Manager HR.
• Recruiter of Worker
• School program English.
• Program / English school.
• Director of program of toll of student and student transfer.
• student


Source : : www.4englishexams.com
http://www.atmajaya.ac.id/content.asp?f=18&id=2556
http://englishland.or.id/05-toeic_preparation/toeic-003.htm
http://www.its.ac.id/berita.php?nomer=2717
http://toeflitupadahalgampang.blogspot.com/
http://abgnet.blogspot.com/2007/12/mengenal-perbedaan-antara-toeic-dan.html

Rabu, 06 Oktober 2010



"jangan pernah menangisi cinta yang telah pergi"

... mengatakan bahwa ini adalah saat terakhir... kepada seseorang yang sangat ku cintai.. meskipun kamu mencoba untuk menghindarinya, meskipun kamu menangis, akulah yang mengawali perpisahan ini....

Minggu, 26 September 2010

apa aja bol-bollll..................

Cnta mngajarkan seseorng tntg arti keju2ran & pngorbnan, Mncntai atau mmbri tnpa hrs b'hrp, Krna inti dr cnta adlah, sling mmbhgiakn tnpa mmndng k'Kurangn yg da'

Senin, 08 Maret 2010

Pemanasan Global

BAB 1

PENDAHULUAN



A. LATAR BELAKANG MASALAH
Latar belakang disusunnya makalah ini adalah untuk memenuhi tugas yang telah diberikan oleh dosen pengajar. Makalh ini membahas tentang Pemanasan global atau global warming. Makalah ini disusun berdasarkan tentang perbincangan yang sedang hangat dibicarakan oleh dunia. Pemanasan global belum menemukan titik terang dalam penanggulangannya. Disini penulis berusaha menerangkan materi yang dibutuhkan sebagai referensi agar dapat menyempurnakan topik yang akan diperbincangkan.
Pemanasan global atau yang lebih dikenal “global Warming”, sudah tidak asing terdengar di telinga kita. Hal ini lebih sering dibicarakan setelah dampak dari fenomena tersebut dirasakan oleh masyarakat dunia. Di Indonesia, banyak terjadinya bencana banjir, kebakaran hutan, merebaknya wabah penyakit menular, dan musim yang tak menentu disinyalir merupakan imbas pemanasan global. Pemanasan global ini juga sering disebut “efek rumah kaca”. Jika orang awam mendengar istilah tersebut, maka akan terbayang rumah atau gedung tinggi yang banyak menggunakan kaca pada bangunannya. Padahal hal ini salah sama sekali. Kaca-kaca tersebut tidak menyebabkan pemanasan global itu sendiri. Hal ini hanyalah istilah yang berasal dari rumah-rumah kaca di negara-negara beriklim sedang. Rumah-rumah tersebut digunakan untuk membudidayakan buah-buahan serta sayur-sayuran. Prinsip dari rumah kaca tersebut adalah sinar matahari akan dengan mudah menembus kaca yang bening. Setelah menyinari tumbuhan yang ada di dalam rumah kaca, sinar akan dipantulkan kembali dan menyebabkan suhu menjadi hangat. Panas tersebut akan dihalangi oleh kaca-kaca. Sehingga ruangan tetap terjaga kehangatannya. Begitu pula yang dialami oleh bumi. Cahaya matahari yang sudah sampai ke permukaan bumi akan tertahan oleh selubung gas-gas rumah kaca sehingga tak dapat kembali ke angkasa. Pada akhirnya, panas itu akan tetap berada dibumi, lalu akan semakin bertambah, dan menyebabkan naiknya suhu rata-rata secara bertahap.


B. IDENTIFIKASI MASALAH
Masalah yang dapat di identifikasi adalah :
1.Penyebab global warming terjadi.
2.Dampak dari global warming
3.Cara pencegahan global warming

C. PEMBATASAN MASALAH

Masalah yang akan dibahas dibatasi pada masalah :
1.Bagaimana proses pemanasan global terjadi
2.Dampak yang ditimbulkan dari pemanasan global
3.Pencegahan agar pemanasan global tidak terjadi

D. PERUMUSAN MASALAH
Berdasarkam latar belakang dan pembatasan masalah diatas, maka masalah- masalah yang dapat dibahas dirumuskan sebagai berikut :
1.Bagaimana proses pemanasan global itu terjadi ?
2. Apa saja dampak yang ditimbulkan dari pemanasan global tersebut?
3. Bagaiamana cara atau solusi agar pemanasan global tidak terjadi ?

E. TUJUAN PEMBAHASAN
Tujuan secara umum dari diadakannya penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana pemanasan global ini telah terjadi dan penyebabnya.

F. MANFAAT PEMBAHASAN
Adapun manfaat-manfaat yang dapat kita peroleh dari penelitian pemanasan global ini adalah :
• Untuk mengetahui secara jelas apa pemanasan global itu.
• Untuk mengetahui penyebab terjadinya pemanasan global.
• Untuk mengetahui dampak secara umum yang akan dialami oleh manusia sendiri maupun makhluk hidup dan lingkungan di sekitarnya.
• Untuk mengetahui efek yang akan dialami apabila terjadi perubahan iklim akibat dari pemanasan global.

BAB II
PEMBAHASAN

2.1. Pengertian Global Warming atau Pemanasan Global
Global Warming secara harfiah diterjemahkan sebagai pemanasan global. Terjadinya pemanasan global di bumi dimulai dari kenyataan bahwa energi panas yang dipancarkan berasal dari matahari yang masuk ke bumi menciptakan cuaca dan iklim serta panas pada permukaan bumi secara global.
2.2. Pengertian Green House Effect atau Efek Rumah Kaca
Kondisi yang menyerupai akibat yang ditimbulkan dalam rumah kaca terjadi pula dalam bumi ini, yaitu terperangkapnya energi dalam permukaan bumi oleh konsentrasi gas-gas dalam lapisan atmosfer. Pada kenyataannya, pemanasan global merupakan peningkatan suhu bumi secara bertahap sebagai akibat dari peningkatan konsentrasi gas efek rumah kaca dalam lapisan luar atmosfer. Ketika bumi meradiasikan kembali energi yang diterimanya ke luar angkasa, sebagian dari energi matahari yang masuk ke bumi terperangkap di dalam permukaan bumi akibat terhalang oleh gas-gas dalam atmosfer seperti uap air dan karbon dioksida.

2.3. Pengertian Perubahan Cuaca
Peningkatan konsentrasi gas pada lapisan atmosfer telah mempercepat perubahan rata-rata cuaca. Sejak abad 19 yang lalu sampai dengan abad 20, temperatur permukaan bumi telah mengalami peningkatan 0.5o– 1.0oF.
Dan perkiraan peningkatan suhu permukaan bumi rata-rata menurut para ahli akan mencapai 1o- 4.5o F atau 0.6o - 2.5o C dalam 50 tahun mendatang tergantung pada wilayah di bumi.Pembuktiannya terlihat dalam perubahan kondisi nyata yang terjadi dengan mancairnya salju pada Northern Hampshire dan menurunnya es apung pada Samudra Artik.Secara global, permukaan laut telah mengalami kenaikan lebih dari 4-8 inchi pada abad lalu. Penguapan yang terjadi pada dunia telah meningkat sekitar 1% dan frekuensi terjadinya hujan pun telah meningkat.Gas-gas ditimbulkan dari berbagai macam kegiatan manusia, seperti kegiatan dalam perindustrian dan pembakaran, akan terkonsentrasi dalam atmosfir dan akan menyebabkan terperangkapnya energi matahari yang masuk ke dalam bumi. Energi yang tidak teradiasi ini sama kondisi dengan yang terjadi pada rumah kaca, sehingga energi tersebut akan tetap tersimpan dalam permukaan bumi dan menyebabkan pemanasan global pada permukaan bumi.

2.4. Hubungan Pemanasan Global dengan Efek Rumah Kaca
Bumi ini sebetulnya secara alami menjadi panas karena radiasi panas matahari yang masuk ke atmosfer. Panas ini sebagian diserap oleh permukaan Bumi lalu dipantulkan kembali ke angkasa. Karena ada gas rumah kaca di atmosfer, di antaranya karbon dioksida (CO2), metana (CH4), nitro oksida (N2O), sebagian panas tetap ada di atmosfer sehingga Bumi menjadi hangat pada suhu yang tepat (60ºF/16ºC) bagi hewan, tanaman, dan manusia untuk bisa bertahan hidup. Mekanisme inilah yang disebut efek gas rumah kaca. Tanpa efek gas rumah kaca, suhu rata-rata di dunia bisa menjadi -18ºC. Sayangnya, karena sekarang ini terlalu banyak gas rumah kaca di atmosfer, terlalu banyak panas yang ditangkapnya. Akibatnya, Bumi menjadi semakin panas.

2.5. Penyebab Pemanasan Global
Pemansan global terjadi ketika ada konsentrasi gas-gas tertentu yang dikenal dengan gas rumah kaca, yg terus bertambah di udara, hal tersebut disebabkan oleh tindakan manusia, kegiatan industri, khususnya CO2 dan chlorofluorocarbon. Yang terutama adalah karbon dioksida, yang umumnya dihasilkan oleh penggunaan batubara, minyak bumi, gas dan penggundulan hutan serta pembakaran hutan.
Asam nitrat dihasilkan oleh kendaraan dan emisi industri, sedangkan emisi metan disebabkan oleh aktivitas industri dan pertanian. Chlorofluorocarbon CFCs merusak lapisan ozon seperti juga gas rumah kaca menyebabkan pemanasan global, tetapi sekarang dihapus dalam Protokol Montreal. Karbon dioksida, chlorofluorocarbon, metan, asam nitrat adalah gas-gas polutif yang terakumulasi di udara dan menyaring banyak panas dari matahari. Sementara lautan dan vegetasi menangkap banyak CO2, kemampuannya untuk menjadi “atap” sekarang berlebihan akibat emisi. Ini berarti bahwa setiap tahun, jumlah akumulatif dari gas rumah kaca yang berada di udara bertambah dan itu berarti mempercepat pemanasan global.
Sepanjang seratus tahun ini konsumsi energi dunia bertambah secara spektakuler. Sekitar 70% energi dipakai oleh negara-negara maju; dan 78% dari energi tersebut berasal dari bahan bakar fosil. Hal ini menyebabkan ketidakseimbangan yang mengakibatkan sejumlah wilayah terkuras habis dan yang lainnya mereguk keuntungan. Sementara itu, jumlah dana untuk pemanfaatan energi yang tak dapat habis (matahari, angin, biogas, air, khususnya hidro mini dan makro), yang dapat mengurangi penggunaan bahan bakar fosil, baik di negara maju maupun miskin tetaplah rendah, dalam perbandingan dengan bantuan keuangan dan investasi yang dialokasikan untuk bahan bakar fosil dan energi nuklir.
Penggundulan hutan yang mengurangi penyerapan karbon oleh pohon, menyebabkan emisi karbon bertambah sebesar 20%, dan mengubah iklim mikro lokal dan siklus hidrologis, sehingga mempengaruhi kesuburan tanah.

2.6. Dampak Pemanasan Global
Pemanasan global mengakibatkan dampak yang luas dan serius bagi lingkungan bio-geofisik (seperti pelelehan es di kutub, kenaikan muka air laut, perluasan gurun pasir, peningkatan hujan dan banjir, perubahan iklim, punahnya flora dan fauna tertentu, migrasi fauna dan hama penyakit, dsb). Sedangkan dampak bagi aktivitas sosial-ekonomi masyarakat meliputi : (a) gangguan terhadap fungsi kawasan pesisir dan kota pantai, (b) gangguan terhadap fungsi prasarana dan sarana seperti jaringan jalan, pelabuhan dan bandara (c) gangguan terhadap permukiman penduduk, (d) pengurangan produktivitas lahan pertanian, (e) peningkatan resiko kanker dan wabah penyakit, dsb). Dalam makalah ini, fokus diberikan pada antisipasi terhadap dua dampak pemanasan global, yakni : kenaikan muka air laut (sea level rise) dan banjir.
Dampak-dampak lainnya :
· Musnahnya berbagai jenis keanekragaman hayati
· Meningkatnya frekuensi dan intensitas hujan badai, angin topan, dan banjir
· Mencairnya es dan glasier di kutub
· Meningkatnya jumlah tanah kering yang potensial menjadi gurun karena kekeringan yang berkepanjangan
· Kenaikan permukaan laut hingga menyebabkan banjir yang luas. Pada tahun 2100 diperkirakan permukaan air laut naik hingga 15 - 95 cm.
· Kenaikan suhu air laut menyebabkan terjadinya pemutihan karang (coral bleaching) dan kerusakan terumbu karang di seluruh dunia
· Meningkatnya frekuensi kebakaran hutan
· Menyebarnya penyakit-penyakit tropis, seperti malaria, ke daerah-daerah baru karena bertambahnya populasi serangga (nyamuk)
· Daerah-daerah tertentu menjadi padat dan sesak karena terjadi arus pengungsian

2.7 Solusi Pemanasan Global
1. Jadilah Vegetarian
Memproduksi daging sarat CO2 dan metana dan membutuhkan banyak air. Hewan ternak seperti sapi atau kambing merupakan penghasil terbesar metana saat mereka mencerna makanan mereka. Food and Agriculture Organization (FAO) PBB menyebutkan produksi daging menyumbang 18% pemanasan global, lebih besar daripada sumbangan seluruh transportasi di dunia (13,5%). Lebih lanjut, dalam laporan FAO, “Livestock’s Long Shadow”, 2006 dipaparkan bahwa peternakan menyumbang 65% gas nitro oksida dunia (310 kali lebih kuat dari CO2) dan 37% gas metana dunia (72 kali lebih kuat dari CO2). Selain itu, United Nations Environment Programme (UNEP), dalam buku panduan “Kick The Habit”, 2008, menyebutkan bahwa pola makan daging untuk setiap orang per tahunnya menyumbang 6.700 kg CO2, sementara diet vegan per orangnya hanya menyumbang 190 kg CO2! Tidak mengherankan bila ahli iklim terkemuka PBB, yang merupakan Ketua Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) PBB, Dr. Rajendra Pachauri, menganjurkan orang untuk mengurangi makan daging.
2. Tanam Pohon
Satu pohon berukuran agak besar dapat menyerap 6 kg CO2 per tahunnya. Dalam seluruh masa hidupnya, satu batang pohon dapat menyerap 1 ton CO2. United Nations Environment Programme (UNEP) melaporkan bahwa pembabatan hutan menyumbang 20% emisi gas rumah kaca. Seperti kita ketahui, pohon menyerap karbon yang ada dalam atmosfer. Bila mereka ditebang atau dibakar, karbon yang pernah mereka serap sebagian besar justru akan dilepaskan kembali ke atmosfer. Maka, pikir seribu kali sebelum menebang pohon di sekitar Anda. Pembabatan hutan juga berkaitan dengan peternakan. Tahukah Anda area hutan hujan seukuran 1 lapangan sepak bola setiap menitnya ditebang untuk lahan merumput ternak? Bila Anda berubah menjadi seorang vegetarian, Anda dapat menyelamatkan 1 ha pohon per tahunnya.
3. Bepergian yang Ramah Lingkungan
Cobalah untuk berjalan kaki, menggunakan telekonferensi untuk rapat, atau pergi bersama-sama dalam satu mobil. Bila memungkinkan, gunakan kendaraan yang menggunakan bahan bakar alternatif. Setiap 1 liter bahan bakar fosil yang dibakar dalam mesin mobil menyumbang 2,5 kg CO2. Bila jaraknya dekat dan tidak terburu waktu, anda bisa memilih kereta api daripada pesawat. Menurut IPCC, bepergian dengan pesawat menyumbang 3-5% gas rumah kaca.
4. Kurangi Belanja
Industri menyumbang 20% gas emisi rumah kaca dunia dan kebanyakan berasal dari penggunaan bahan bakar fosil. Jenis industri yang membutuhkan banyak bahan bakar fosil sebagai contohnya besi, baja, bahan-bahan kimia, pupuk, semen, gelas, keramik, dan kertas. Oleh karena itu, jangan cepat membuang barang, lalu membeli yang baru. Setiap proses produksi barang menyumbang CO2.
5. Beli Makanan Organik
Tanah organik menangkap dan menyimpan CO2 lebih besar dari pertanian konvensional. The Soil Association menambahkan bahwa produksi secara organik dapat mengurangi 26% CO2 yang disumbang oleh pertanian.
6. Gunakan Lampu Hemat Energi
Bila Anda mengganti 1 lampu di rumah Anda dengan lampu hemat energi, Anda dapat menghemat 400 kg CO2 dan lampu hemat energi 10 kali lebih tahan lama daripada lampu pijar biasa.
7. Gunakan Kipas Angin
AC yang menggunakan daya 1.000 Watt menyumbang 650 gr CO2 per jamnya. Karena itu, mungkin Anda bisa mencoba menggunakan kipas angin.
8. Jemur Pakaian Anda di bawah Sinar Matahari
Bila Anda menggunakan alat pengering, Anda mengeluarkan 3 kg CO2. Menjemur pakaian secara alami jauh lebih baik: pakaian Anda lebih awet dan energi yang dipakai tidak menyebabkan polusi udara.
9. Daur Ulang Sampah Organik
Tempat Pembuangan Sampah (TPA) menyumbang 3% emisi gas rumah kaca melalui metana yang dilepaskan saat proses pembusukan sampah. Dengan membuat pupuk kompos dari sampah organik (misal dari sisa makanan, kertas, daun-daunan) untuk kebun Anda, Anda bisa membantu mengurangi masalah ini!
10. Pisahkan Sampah Kertas, Plastik, dan Kaleng agar Dapat Didaur Ulang
Mendaur ulang aluminium dapat menghemat 90% energi yang dibutuhkan untuk memproduksi kaleng aluminium yang baru – menghemat 9 kg CO2 per kilogram aluminium! Untuk 1 kg plastik yang didaur ulang, Anda menghemat 1,5 kg CO2, untuk 1 kg kertas yang didaur ulang, Anda menghemat 900 kg CO2.


















BAB III
KESIMPULAN DAN SARAN


3.1 KESIMPULAN
Pemanasan global telah menjadi permasalahan yang menjadi sorotan utama umat manusia. Fenomena ini bukan lain diakibatkan oleh perbuatan manusia sendiri dan dampaknya diderita oleh manusia itu juga. Untuk mengatasi pemanasan global diperlukan usaha yang sangat keras karena hampir mustahil untuk diselesaikan saat ini. Pemanasan global memang sulit diatasi, namun kita bisa mengurangi efeknya.Penangguangan hal ini adalah kesadaran kita terhadap kehidupan bumi di masa depan. Apabila kita telah menanamkan kecintaan terhadap bumi ini maka pmanasan global hanyalah sejarah kelam yang pernah menimpa bumi ini.

3.2 SARAN
Kehidupan ini berawal dari kehidupan di bumi jauh sebelum makhluk hidup ada. Maka dari itu untuk menjaga dan melestarikan bumi ini harus beberapa dekade kah kita memikirkannya. Sampai pada satu sisi dimana bumi ini telah tua dan memohon agar kita menjaga serta melstarikannya. Marilah kita bergotong royang untuk menyelematkan bumi yang telah memberikan kita kehidupan yang sempurna ini. Stop global warming.




DAFTAR PUSTAKA

http://www.scribd.com/doc/17089606/Global-Warming
http://geo.ugm.ac.id/archives/28
http://wikipedia.com